Pihak polisi dan Dishub saat ada pembangunan jalan tidak di libatkan, lebih percaya pada preman.
Pihak polisi dan Dishub saat ada pembangunan jalan tidak di libatkan, lebih percaya pada preman.
BERITA posindonEN | | 0 comments | 12 views
Tangerang, POSINDONESIANEWS.ID.
Jalan Raya Cadas-Mauk, Kecamatan Sepatan, Kab Tangerang, Banten, minggu (06/09) macet, panjang, lambat pembanungannya. Warga banyak mengelu, karena lambat penyelesaian pekerjaan ruas jalur Cadas-mauk.
Sebagian warga mengeluh, jika mau mauk Kota Tangerang Tangcity dan Pasar Lama ke mauk juga sangat lambat.
Bahkan antrian sampai-sampai 1 jam satu ruang seperti, Cadas-sulang dan dari sepatan-gintung juga sempat macet panjang.
Pihak dari Dishub dan polisi sampai tidak ada di tempat saat macet. Yang ada juga reman yang mengadalkan minta uang dengan kardus dan ember.
“Kami minta pada polisi tangkap preman yang minta uang dengan kardus dan ember, jika sudah macet ia lepas tanggung jawab”, ujarnya Raden Indra (43) pengemudi.
Menurut dia, seharusnya jalan yang di bangun oleh para kontraktor harus pengaturan lalu lintas pegawai rekanan bukan reman.
“Hal ini membuat reman tumbuh dengan subur, dengan mengubakan kardus dan ember ia sudah meraup keutungan yang besar”, ujar Feni Haryani mobil honda merah.