mgid.com, 756093, DIRECT, d4c29acad76ce94f google.com, pub-2441454515104767, RESELLER, f08c47fec0942fa0

Penetapan WFH Setiap Hari Jumat, Perpanjang Libur Akhir Pekan


TANGERANG,  posindonesianews.id – 

Pemerintah telah menetapkan WFH (Work From Home/Kerja Dari Rumah) pada setiap Jumat mulai terhitung bulan April 2026. Penetapan itu tertuang dalam Serat Edaran Menteri Dalam Negeri yakni Surat Edaran Nomor 800.1.5/3349/SJ tentang Transformasi Budaya Kerja ASN di Lingkungan Pemerintah Daerah dan Peraturan Menteri PANRB Nomor 4 Tahun 2025 tentang Pelaksanaan Tugas Kedinasan Pegawai Aparatur Sipil Negara Secara Fleksibel pada Instansi Pemerintah.

Menanganggapi hal itu, Juara Simanjuntak Ketua Jaringan Pemerhati Kebijakan Publik dan Pembangunan (JPKPP) menilai bahwa WFH pada setiap hari Jumat akan menjadi peluang perpanjangan libur akhir pekan. Efisiensi energi terutama bahan bakar minyak (BBM) yang diprediksi tidak akan tercapai sesuai yang diharapkan pemerintah.

“Bagi sebagian ASN, WFH setiap hari Jumat jadi momen perpanjangan libur akhir pekan. Penghematan BBM kendaraan kemungkinan tidak akan tercapai sesuai harapan. ASN pemilik kendaraan berpotensi justru akan menghabiskan BBM lebih banyak dari kebutuhan pergi – pulang ke dan dari tempat kerja. Bertambahnya hari yang “dianggap” sebagai hari libur itu akan membuat mereka wara-wiri selama 3 menggunakan hari kendaraanya,” ungkapnya, Kamis (2/4).

Para ASN yang sedang Work From Home juga – kata dia – tidak diharapkan akan melakukan pekerjaan kantor di rumah. Pasalnya, sebagian ASN belum memiliki perangkat untuk melakukan WFH.

“Kita tahu bahwa ASN tidak semuanya memiliki perangkat kerja seperti Laptop atau komputer PC. Nah…bagaimana mereka akan bekerja dari rumah? Apakah komputer dari kantor akan diboyong ke rumah setiap hari Kamis jelang WFH?,” katanya.

Dia menilai, penetapan WFH pada hari setiap Rabu sebagaimana dilakukan oleh Pemerintah Provinsi Jawa Timur, lebih tetap sasaran dari segi efisiensi energi. Tetapi dari segi produktivitas kerja, sama saja dengan yang WFH hari Jumat. Karena apa? Ya karena ketidaktersedian perangkat kerja dari rumah itu,” katanya.

“Akan tetapi, kita lihat sajalah nanti. Kita coba amati bagaimana kondisi lalulintas pada hari Jumat depan. Apakah benar-benar berkurang atau tidak. Terutama di jalan jalan yang menuju tempat wisata,” tutupnya. (Bas)

Berita Terkait

Top